Menulis kreatif - Soempah WTS dan Catatan Harian Sang Koruptor
2. Soempah WTS dan Catatan Harian Sang Koruptor.
Dibandingkan dengan kritik-kritik social yang disampaikan Rendra, kritik sosial Rahardi ini jauh lebih bersifat detil dan operasional. Sajak-sajaknya mengesankan kepada kita bahwa Rahardi terjun ke lapangan untuk mengobservasi keadaan yang sebenarnya. Karyanya bukan sekedar gambaran global tentang kepincangan social, namun detil peristiwa tentang terjadinya kepincangan social itu.
Dalam Catatan Harian Sang Koruptor (CHSK) secara jenaka penyair menyindir para pejabat dalam sajaknya”Tentang Rakyat”.
| Tuhan/ menciptakan aurat dan syahwat/ pabrik tekstil/menciptakan/ kutang dan/ cawat. |
| ( CHSK : 29 ) |
| Dia selalu singkong/ dan terus menerus singkong/ hari ini singkong/ tadi malam singkong/ besok mungkin singkong/ besuknya lagi juga singkong/ di rumah sepotong singkong/ di lading seikat singkong/ di pasar segerobok singkong/ di rumah tetangga sepiring singkong/ enam bulan lagi tetap singkong/ setahun lagi tetap singkong/ sepuluh tahun lagi masih singkong/ duapuluh tahun lagi makin singkong/ dan limapuluh tahun kemudian/ transmigran beruban/ sakit-sakitan/ mati/ lalu dikubur di lading singkong. |
| (SWTS: 15) |
| maimunah rindu tinju/ dia tabung/ pantat demi pantat/ sampai mampat lubang kancing/ malam ditinju/ malam/ kamar menindih/ kamar/ pistol parker di/ kasur/ lampu menetes/ kolor/ lunglai/ di/ lantai. Maimunah/ nangis/ dia/ rindu seragam/ hansip/ dia rogoh/ dompet/ demi/ dompet/ sampai lecet/ tulang/ leher. |
| (SWTS: 22) |
| Pagi/ kuliah/ siang/ ngantor/ sore korupsi /dan / malam/ digerogotinya/ tuhan/ pelan/ pelan/ di/ tanah abang/ bongkaran. |
| (SWTS: 26) |
| Kami/bangsa/ tokek/ bertarget/ satu/ menggaet/ tuhan/ jadi/ langganan. |
| (SWTS: 29) |
| Telah terima dari/ Jepang, Eropa, Amerika dan Timur Tengah/ uang sebanyak RP.100.000.000.000,00/ (Seratus Miliar Rupiah saja) untuk forskot (uang muka/panjar)/ pembelian negeri/ nan tercinta ini berikut/ ikan paus, badak, pohon pisang/ dank ere-kere yang/ sedang sekarat/ di trotoar/ Metropolitan Jakarta. |
| (CHSK: 38) |
Sebelumnya : Menulis kreatif - Puisi Konkret
Selanjutnya : Menulis kreatif - Yudhistira, Sides Sudyarto, dan Remy Silado : Puisi Lugu
Refrensi : Buku Menulis kreatif


01.22
DBF
Posted in:
0 komentar :
Posting Komentar